KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring dengan harga batubara yang masih tinggi, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mulai mengurangi penggunaan komoditas energi ini. Hal ini tercermin dari penurunan penggunaan batubara per metrik ton nikel pada kuartal ketiga 2022 Bila dibandingkan dengan triwulan kedua 2022, penggunaan batubara per metrik ton nikel dalam matte turun sebesar 28%. Penurunan konsumsi batubara ini diimbangi dengan penggunaan high sulphur fuel oil (HSFO) 40% lebih tinggi per metrik ton nikel dalam matte pada periode yang sama. “Penggunaan HSFO yang naik dan batubara yang turun ini memang dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga batubara. Tanur pengering kami bisa menggunakan sumber energi batubara dan HSFO,” kata Bernardus Irmanto, Chief Financial Officer Vale Indonesia kepada Kontan.co.id, Jumat (28/10).
Harga Masih Tinggi, Vale Indonesia (INCO) Kurangi Penggunaan Batubara
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring dengan harga batubara yang masih tinggi, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mulai mengurangi penggunaan komoditas energi ini. Hal ini tercermin dari penurunan penggunaan batubara per metrik ton nikel pada kuartal ketiga 2022 Bila dibandingkan dengan triwulan kedua 2022, penggunaan batubara per metrik ton nikel dalam matte turun sebesar 28%. Penurunan konsumsi batubara ini diimbangi dengan penggunaan high sulphur fuel oil (HSFO) 40% lebih tinggi per metrik ton nikel dalam matte pada periode yang sama. “Penggunaan HSFO yang naik dan batubara yang turun ini memang dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga batubara. Tanur pengering kami bisa menggunakan sumber energi batubara dan HSFO,” kata Bernardus Irmanto, Chief Financial Officer Vale Indonesia kepada Kontan.co.id, Jumat (28/10).