KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak anjlok lebih dari 4% pada Kamis (15/1/2026), setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pembunuhan demonstran selama protes di Iran berakhir. Pernyataan Trump ini meredakan kekhawatiran atas tindakan militer AS terhadap Iran dan potensi gangguan pasokan minyak. Kamis (15/1/2026), harga Brent turun US$ 2,84, atau 4,27%, menjadi US$ 63,68 per barel pada pukul 10:12 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS juga susut US$ 2,68, atau 4,32%, menjadi US$ 59,34. Harga Brent berjangka naik di atas US$ 66,50 per barel pada Rabu (14/1/2026), sebelum kehilangan sebagian besar keuntungannya setelah pernyataan Trump mengurangi ekspektasi potensi serangan AS terhadap Iran.
Harga Minyak Anjlok 4% usai Komentar Trump yang Redakan Kekhawatiran Soal Iran
KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak anjlok lebih dari 4% pada Kamis (15/1/2026), setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pembunuhan demonstran selama protes di Iran berakhir. Pernyataan Trump ini meredakan kekhawatiran atas tindakan militer AS terhadap Iran dan potensi gangguan pasokan minyak. Kamis (15/1/2026), harga Brent turun US$ 2,84, atau 4,27%, menjadi US$ 63,68 per barel pada pukul 10:12 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS juga susut US$ 2,68, atau 4,32%, menjadi US$ 59,34. Harga Brent berjangka naik di atas US$ 66,50 per barel pada Rabu (14/1/2026), sebelum kehilangan sebagian besar keuntungannya setelah pernyataan Trump mengurangi ekspektasi potensi serangan AS terhadap Iran.