KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak dunia terkoreksi tajam pada awal pekan ini, turun sekitar 5% seiring meredanya ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pelemahan ini menegaskan kembali bahwa secara fundamental pasar minyak masih dibayangi risiko kelebihan pasokan dan permintaan yang melambat. Pada perdagangan Senin (2/2/2026), minyak mentah Brent turun US$3,50 atau 5% ke level US$ 65,86 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) AS merosot US$ 3,42 atau 5,2% menjadi US$ 61,79 per barel. Penurunan ini terjadi setelah harga minyak sempat melonjak tajam sepanjang Januari.
Harga Minyak Anjlok 5% Usai AS–Iran Melunak, Sentimen Fundamental Kembali Menekan
KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak dunia terkoreksi tajam pada awal pekan ini, turun sekitar 5% seiring meredanya ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pelemahan ini menegaskan kembali bahwa secara fundamental pasar minyak masih dibayangi risiko kelebihan pasokan dan permintaan yang melambat. Pada perdagangan Senin (2/2/2026), minyak mentah Brent turun US$3,50 atau 5% ke level US$ 65,86 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) AS merosot US$ 3,42 atau 5,2% menjadi US$ 61,79 per barel. Penurunan ini terjadi setelah harga minyak sempat melonjak tajam sepanjang Januari.
TAG:
- harga minyak dunia
- Brent
- Dolar AS
- harga minyak
- OPEC+
- WTI
- ekonomi global
- harga minyak brent
- Geopolitik Timur Tengah
- Harga Minyak Anjlok
- Dolar AS Menguat
- Pasar Komoditas
- Harga Minyak WTI
- investasi minyak
- analisis pasar minyak
- Ketegangan AS Iran
- penyebab harga minyak turun
- opec produksi
- suplai minyak berlebih
- prediksi harga minyak