KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Saham-saham sektor energi di Amerika Serikat menguat pada Kamis setelah harga minyak mentah Brent menembus level US$ 100 per barel. Kenaikan ini memperpanjang reli selama lima hari berturut-turut menyusul serangan terhadap dua kapal tanker minyak Arab Saudi yang memicu kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak global. Pasukan Houthi di Yaman memperluas konflik dengan menargetkan kapal-kapal yang mengangkut minyak Arab Saudi di Selat Bab el-Mandeb. Langkah tersebut dilakukan setelah kelompok itu mendeklarasikan blokade laut terhadap pengiriman minyak Saudi, sehingga meningkatkan risiko gangguan di salah satu jalur transit minyak utama dunia, selain Selat Hormuz. Pada pukul 21.01 WIB, kontrak berjangka minyak Brent melonjak 6,7% menjadi US$100,37 per barel. Ini merupakan pertama kalinya harga Brent kembali menembus level US$100 sejak 26 Mei. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 5,5% menjadi US$91,91 per barel.
Harga Minyak Brent Tembus US$ 100, Saham Energi AS Kembali Melonjak
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Saham-saham sektor energi di Amerika Serikat menguat pada Kamis setelah harga minyak mentah Brent menembus level US$ 100 per barel. Kenaikan ini memperpanjang reli selama lima hari berturut-turut menyusul serangan terhadap dua kapal tanker minyak Arab Saudi yang memicu kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak global. Pasukan Houthi di Yaman memperluas konflik dengan menargetkan kapal-kapal yang mengangkut minyak Arab Saudi di Selat Bab el-Mandeb. Langkah tersebut dilakukan setelah kelompok itu mendeklarasikan blokade laut terhadap pengiriman minyak Saudi, sehingga meningkatkan risiko gangguan di salah satu jalur transit minyak utama dunia, selain Selat Hormuz. Pada pukul 21.01 WIB, kontrak berjangka minyak Brent melonjak 6,7% menjadi US$100,37 per barel. Ini merupakan pertama kalinya harga Brent kembali menembus level US$100 sejak 26 Mei. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 5,5% menjadi US$91,91 per barel.
TAG: