KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak mentah dunia kembali naik pada Senin (16/3/2026), karena fokus investor kembali pada ancaman yang dihadapi fasilitas minyak Timur Tengah. Meskipun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan negara-negara untuk membantu melindungi Selat Hormuz, jalur vital untuk pengiriman energi global. Senin (16/3/2026), harga minyak mentah Brent naik US$ 2,73 atau 2,7% menjadi US$ 105,87 per barel pada pukul 07.30 GMT, setelah ditutup naik US$ 2,68 pada Jumat pekan lalu. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS juga naik US$ 1,65 atau 1,7% ke level US$ 100,36 per barel, setelah ditutup naik hampir US$ 3 pada sesi sebelumnya. Kedua kontrak minyak tersebut telah melonjak lebih dari 40% bulan ini ke level tertinggi sejak 2022, setelah serangan AS-Israel terhadap Iran mendorong Teheran untuk menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz, yang memutus seperlima pasokan minyak global dalam gangguan terbesar yang pernah terjadi.
Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak, Lampaui Lagi US$ 100 Per Barel
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak mentah dunia kembali naik pada Senin (16/3/2026), karena fokus investor kembali pada ancaman yang dihadapi fasilitas minyak Timur Tengah. Meskipun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan negara-negara untuk membantu melindungi Selat Hormuz, jalur vital untuk pengiriman energi global. Senin (16/3/2026), harga minyak mentah Brent naik US$ 2,73 atau 2,7% menjadi US$ 105,87 per barel pada pukul 07.30 GMT, setelah ditutup naik US$ 2,68 pada Jumat pekan lalu. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS juga naik US$ 1,65 atau 1,7% ke level US$ 100,36 per barel, setelah ditutup naik hampir US$ 3 pada sesi sebelumnya. Kedua kontrak minyak tersebut telah melonjak lebih dari 40% bulan ini ke level tertinggi sejak 2022, setelah serangan AS-Israel terhadap Iran mendorong Teheran untuk menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz, yang memutus seperlima pasokan minyak global dalam gangguan terbesar yang pernah terjadi.
TAG: