KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penurunan harga minyak dunia ke bawah level US$100 per barel mulai membuka ruang meredanya tekanan inflasi global, seiring menurunnya risiko geopolitik setelah tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Namun, dampak terhadap kebijakan moneter diperkirakan tidak akan terjadi secara instan karena bank sentral masih menunggu kepastian hasil negosiasi lanjutan. Baca Juga: Sembilan Saham Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, Cek Rekomendasi Analis
Harga Minyak Dunia Turun di Bawah US$100, Tekanan Inflasi Global Mulai Mereda
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penurunan harga minyak dunia ke bawah level US$100 per barel mulai membuka ruang meredanya tekanan inflasi global, seiring menurunnya risiko geopolitik setelah tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Namun, dampak terhadap kebijakan moneter diperkirakan tidak akan terjadi secara instan karena bank sentral masih menunggu kepastian hasil negosiasi lanjutan. Baca Juga: Sembilan Saham Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, Cek Rekomendasi Analis