MELBOURNE. Harga minyak dunia terus meluncur ke bawah melewati level terendah lima tahun terakhir. Harga tergerus di tengah spekulasi produsen minyak Amerika Serikat (AS) dan OPEC tetap berperang memperebutkan pangsa pasar. West Texas Intermediate (WTI) di pasar berjangka turun 1,8% dan Brent di bursa London merosot 1,9%. Pasar memperkirakan, suplai di pasar akan berlimpah karena perang produksi yang dilakukan perusahaan minyak AS dan OPEC. Periset Baker Hughes mengatakan, jumlah rig yang digunakan untuk mengebor minyak di AS bertambah 1.575 unit sampai 5 Desember, kenaikan pertama dalam tiga pekan terakhir.
Harga minyak kembali nyungsep di bawah US$ 65
MELBOURNE. Harga minyak dunia terus meluncur ke bawah melewati level terendah lima tahun terakhir. Harga tergerus di tengah spekulasi produsen minyak Amerika Serikat (AS) dan OPEC tetap berperang memperebutkan pangsa pasar. West Texas Intermediate (WTI) di pasar berjangka turun 1,8% dan Brent di bursa London merosot 1,9%. Pasar memperkirakan, suplai di pasar akan berlimpah karena perang produksi yang dilakukan perusahaan minyak AS dan OPEC. Periset Baker Hughes mengatakan, jumlah rig yang digunakan untuk mengebor minyak di AS bertambah 1.575 unit sampai 5 Desember, kenaikan pertama dalam tiga pekan terakhir.