Harga Minyak Lanjut Menguat Selasa (15/9) Pagi, Investor Menimbang Risiko Pasokan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak kembali melanjutkan reli pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Mengutip Bloomberg, pukul 07.26 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 102,32 per barel, naik 0,92% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 101,39 per barel.

Harga minyak naik karena para pedagang mempertimbangkan risiko pasokan dari Timur Tengah pasca jalur pipa Arab Saudi belum beroperasi lagi setelah serangan.

Mengutip Bloomberg, pipa Timur-Barat Arab Saudi yang menjadi jalur alternatif penting untuk aliran di Selat Hormuz ditutup minggu lalu. Saudi Aramco belum menyatakan berapa lama penutupan itu akan berlangsung.


Baca Juga: Harga Saham Emiten Emas Melorot 5% 5 Hari, Analis Rekomendasi Beli

Meski begitu, Arab Saudi kini tengah berupaya untuk meningkatkan pengiriman melalui Selat Hormuz.

Di bidang diplomasi, Teheran mengatakan bahwa tidak akan ada pembicaraan dengan Washington hingga syarat-syarat terpenuhi.

"Industri minyak mentah terjebak antara realitas fisik yang menunjukkan hilangnya pasokan dan retorika yang mengarah pada potensi de eskalasi," kata Rebecca Babin, seorng trader energi senior di CIBC Private Wealth Management.

"Pada akhirnya, pasar akan lebih mementingkan barel minyak dan infrastruktur daripada retorika."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News