KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak mentah masih melemah pada perdagangan hari ini. Koreksi harga minyak terjadi usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan telah menghentikan pembicaraan dengan Kongres Demokrat terkait stimulus baru untuk pandemi virus corona hingga pemilihan presiden kelar. Tekanan bagi harga emas hitam ini bertambah karena laporan industri minyak AS yang mengisyaratkan stok minyak mentah naik untuk pertama kalinya dalam empat pekan terakhir. Mengutip Bloomberg, Rabu (7/10) pukul 12.00 WIB, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman Desember 2020 melemah 1,4% ke US$ 42,05 per barel. Padahal di sesi sebelumnya, Brent melesat 3,3%.
Harga minyak masih suram, WTI turun ke US$ 39,95 dan Brent ke US$ 42,05 per barel
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak mentah masih melemah pada perdagangan hari ini. Koreksi harga minyak terjadi usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan telah menghentikan pembicaraan dengan Kongres Demokrat terkait stimulus baru untuk pandemi virus corona hingga pemilihan presiden kelar. Tekanan bagi harga emas hitam ini bertambah karena laporan industri minyak AS yang mengisyaratkan stok minyak mentah naik untuk pertama kalinya dalam empat pekan terakhir. Mengutip Bloomberg, Rabu (7/10) pukul 12.00 WIB, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman Desember 2020 melemah 1,4% ke US$ 42,05 per barel. Padahal di sesi sebelumnya, Brent melesat 3,3%.