JAKARTA. Setelah sempat terangkat dalam perdagangan kemarin, harga minyak kembali ditutup melemah. Mengutip Bloomberg, Jumat (8/1) harga minyak WTI kontrak pengiriman Februari 2016 di New York Merchantile Exchange merosot 0,33% ke level US$ 33,16 per barel atau posisi terendahnya sejak 12 tahun terakhir. Dugaan Nanang Wahyudin, Analis PT Finex Berjangka memang terjadi pasca penguatan index USD. Minyak WTI yang memang secara fundamental dan teknikal rentan pun tidak terhindar dari pelemahan.
Harga minyak masih tertekan, ini kata analis
JAKARTA. Setelah sempat terangkat dalam perdagangan kemarin, harga minyak kembali ditutup melemah. Mengutip Bloomberg, Jumat (8/1) harga minyak WTI kontrak pengiriman Februari 2016 di New York Merchantile Exchange merosot 0,33% ke level US$ 33,16 per barel atau posisi terendahnya sejak 12 tahun terakhir. Dugaan Nanang Wahyudin, Analis PT Finex Berjangka memang terjadi pasca penguatan index USD. Minyak WTI yang memang secara fundamental dan teknikal rentan pun tidak terhindar dari pelemahan.