KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak kembali mendidih dan melonjak lebih dari 8% pada Kamis (2/4/2026). Ini setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS akan melanjutkan serangan terhadap Iran yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak yang berkepanjangan. Kamis (2/4/2026), harga minyak mentah Brent naik US$ 8,34, atau 8,2%, menjadi US$ 109,50 per barel pada pukul 1139 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$ 9,23, atau 9,2%, menjadi US$ 109,35 per barel, menyentuh level tertinggi sejak 9 Maret 2026. Kedua patokan harga minyak tersebut menuju kenaikan harian terbesar, baik secara absolut maupun persentase, dalam tiga minggu terakhir. Meskipun tetap di bawah level tertinggi di atas US$ 119 per barel yang dicapai sebelumnya dalam konflik ini.
Harga Minyak Melambung Lebih dari 8% Setelah Trump Akan Lanjutkan Serang Iran
KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak kembali mendidih dan melonjak lebih dari 8% pada Kamis (2/4/2026). Ini setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS akan melanjutkan serangan terhadap Iran yang memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak yang berkepanjangan. Kamis (2/4/2026), harga minyak mentah Brent naik US$ 8,34, atau 8,2%, menjadi US$ 109,50 per barel pada pukul 1139 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$ 9,23, atau 9,2%, menjadi US$ 109,35 per barel, menyentuh level tertinggi sejak 9 Maret 2026. Kedua patokan harga minyak tersebut menuju kenaikan harian terbesar, baik secara absolut maupun persentase, dalam tiga minggu terakhir. Meskipun tetap di bawah level tertinggi di atas US$ 119 per barel yang dicapai sebelumnya dalam konflik ini.
TAG: