KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak global diperkirakan tetap bergerak volatil dalam waktu dekat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Bank investasi global Goldman Sachs memperkirakan harga minyak mentah jenis Brent crude oil akan rata-rata berada di atas US$100 per barel pada Maret 2026. Dalam laporan terbarunya pada Jumat (13/3/2026), Goldman Sachs menyebutkan bahwa lonjakan harga energi dipicu oleh konflik Iran serta kerusakan pada infrastruktur energi di Timur Tengah. Selain itu, gangguan pengiriman energi melalui Selat Hormuz turut memperparah ketidakpastian pasokan global. Sebagai informasi, kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Mei diperdagangkan di level US$100,13 per barel pada pukul 05.30 GMT. Harga tersebut menempatkan Brent di jalur kenaikan sekitar 8% dalam sepekan terakhir.
Harga Minyak Melonjak, Goldman Sachs Prediksi Brent Tembus US$100
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak global diperkirakan tetap bergerak volatil dalam waktu dekat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Bank investasi global Goldman Sachs memperkirakan harga minyak mentah jenis Brent crude oil akan rata-rata berada di atas US$100 per barel pada Maret 2026. Dalam laporan terbarunya pada Jumat (13/3/2026), Goldman Sachs menyebutkan bahwa lonjakan harga energi dipicu oleh konflik Iran serta kerusakan pada infrastruktur energi di Timur Tengah. Selain itu, gangguan pengiriman energi melalui Selat Hormuz turut memperparah ketidakpastian pasokan global. Sebagai informasi, kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Mei diperdagangkan di level US$100,13 per barel pada pukul 05.30 GMT. Harga tersebut menempatkan Brent di jalur kenaikan sekitar 8% dalam sepekan terakhir.
TAG: