KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga minyak mentah dunia kembali naik setelah sebelumnya mengalami koreksi cukup dalam pada pertengahan 2026. Selain sentimen geopolitik, pergerakan harga minyak saat ini turut ditopang oleh kondisi pasokan, persediaan, serta pemulihan momentum beli di pasar. Berdasarkan data Trading Economics per 18 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB, harga minyak mentah WTI berada di level US$84,881 per barel, naik 0,45% secara harian, 2,04% secara mingguan, dan 2,93% secara bulanan. Sementara itu, harga Brent tercatat US$90,672 per barel, turun 0,22% secara harian, tetapi masih naik 2,02% secara mingguan dan 1,67% secara bulanan. Pergerakan harga dalam setahun terakhir menunjukkan minyak mulai memulihkan posisinya setelah terkoreksi tajam. WTI yang sempat mendekati US$ 118 per barel dan Brent di atas US$ 126 per barel pada awal 2026 kemudian turun menuju kisaran US$ 70-US$ 75 per barel pada pertengahan tahun.
Harga Minyak Menghangat Lagi, Ditopang Kebijakan OPEC+ yang Mengerem Suplai
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga minyak mentah dunia kembali naik setelah sebelumnya mengalami koreksi cukup dalam pada pertengahan 2026. Selain sentimen geopolitik, pergerakan harga minyak saat ini turut ditopang oleh kondisi pasokan, persediaan, serta pemulihan momentum beli di pasar. Berdasarkan data Trading Economics per 18 Agustus 2026 pukul 18.00 WIB, harga minyak mentah WTI berada di level US$84,881 per barel, naik 0,45% secara harian, 2,04% secara mingguan, dan 2,93% secara bulanan. Sementara itu, harga Brent tercatat US$90,672 per barel, turun 0,22% secara harian, tetapi masih naik 2,02% secara mingguan dan 1,67% secara bulanan. Pergerakan harga dalam setahun terakhir menunjukkan minyak mulai memulihkan posisinya setelah terkoreksi tajam. WTI yang sempat mendekati US$ 118 per barel dan Brent di atas US$ 126 per barel pada awal 2026 kemudian turun menuju kisaran US$ 70-US$ 75 per barel pada pertengahan tahun.