KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Center of Economic and Law Studies (Celios) mendorong Pemerintah untuk segera melakukan revisi atas dua kebijakan mengikuti adanya peningkatan harga minyak mentah dunia yang mencapai US$100 per barel imbas konflik di Timur-Tengah. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyebut perubahan pertama adalah perhitungan atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Anggaran-angaran besar seperti untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Food Estate dan IKN menurutnya perlu digeser untuk anggaran yang lebih mendesak. “Pertama, lakukan perubahan APBN 2026 karena semua asumsi makro tidak relevan alias meleset. Pergeseran anggaran dari MBG, Koperasi Desa, Food Estate dan IKN mendesak dilakukan untuk buffer ruang fiskal,” ungkap Bhima kepada Kontan, Senin (09/03/2026).
Harga Minyak Mentah Meroket, Celios Usul Revisi APBN Hingga Alihkan Dana MBG
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Center of Economic and Law Studies (Celios) mendorong Pemerintah untuk segera melakukan revisi atas dua kebijakan mengikuti adanya peningkatan harga minyak mentah dunia yang mencapai US$100 per barel imbas konflik di Timur-Tengah. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyebut perubahan pertama adalah perhitungan atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Anggaran-angaran besar seperti untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Food Estate dan IKN menurutnya perlu digeser untuk anggaran yang lebih mendesak. “Pertama, lakukan perubahan APBN 2026 karena semua asumsi makro tidak relevan alias meleset. Pergeseran anggaran dari MBG, Koperasi Desa, Food Estate dan IKN mendesak dilakukan untuk buffer ruang fiskal,” ungkap Bhima kepada Kontan, Senin (09/03/2026).
TAG: