KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan harga minyak mentah dunia hingga 7% ke level US$ 75,6 per barel akibat konflik Timur Tengah menuai sorotan. Kendati demikian, beban terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebenarnya sudah berat. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet menjelaskan, dampak langsung terhadap kapasitas fiskal dalam negeri lebih ditentukan oleh pergerakan Indonesian Crude Price (ICP). Sepanjang tahun berjalan, realisasi harga minyak mentah Indonesia tersebut terus menunjukkan tren yang berada di atas target asumsi makro pemerintah.
Harga Minyak Mentah Naik, Ekonom: Tekanan ICP ke APBN Sudah Terjadi Sejak Awal Tahun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lonjakan harga minyak mentah dunia hingga 7% ke level US$ 75,6 per barel akibat konflik Timur Tengah menuai sorotan. Kendati demikian, beban terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebenarnya sudah berat. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet menjelaskan, dampak langsung terhadap kapasitas fiskal dalam negeri lebih ditentukan oleh pergerakan Indonesian Crude Price (ICP). Sepanjang tahun berjalan, realisasi harga minyak mentah Indonesia tersebut terus menunjukkan tren yang berada di atas target asumsi makro pemerintah.