KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) berpotensi berimbas pada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi seperti Pertamax. Hal ini mengingat harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika harga minyak mentah global yang juga menentukan penetapan ICP. Sebagai informasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar US$ 112,81 per barel pada September 2026. Di level ini, ICP naik US$ 23,38 atau sekitar 26% dari Agustus 2026 yang sebesar US$ 89,43 per barel. Merespons hal ini, PT Pertamina (Persero) mengaku akan terus mencermati dinamika harga minyak mentah yang mempengaruhi biaya pengadaan energi.
Harga Minyak Mentah RI Meningkat, Harga Pertamax Bakal Naik?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) berpotensi berimbas pada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi seperti Pertamax. Hal ini mengingat harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika harga minyak mentah global yang juga menentukan penetapan ICP. Sebagai informasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar US$ 112,81 per barel pada September 2026. Di level ini, ICP naik US$ 23,38 atau sekitar 26% dari Agustus 2026 yang sebesar US$ 89,43 per barel. Merespons hal ini, PT Pertamina (Persero) mengaku akan terus mencermati dinamika harga minyak mentah yang mempengaruhi biaya pengadaan energi.
TAG: