KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Kamis (25/6/2026). Mengutip
Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,05% secara harian ke Rp 17.943 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,07% secara harian ke Rp 17.942 per dolar AS. Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, menguatnya rupiah karena harga minyak mentah global telah turun.
Kesepakatan awal untuk mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran, telah memungkinkan lalu lintas distribusi dimulai kembali sehingga meredakan kekhawatiran pasokan.
Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Rp 17.943 Per Dolar AS Hari Ini (25/6), Asia Perkasa “Ini yang membuat harga minyak mentah dunia terus merosot tajam pekan ini,” kata Ibrahim, Kamis (25/6/2026). Ibrahim melihat pernyataan Menteri Energi AS Chris Wright yang mengatakan bahwa aliran distribusi melalui Selat Hormuz hampir sama seperti sebelum dimulainya perang Iran, dengan mengatakan setidaknya 20 juta barel telah keluar dari selat dalam 24 jam terakhir. Ia menambahkan bahwa kembalinya kondisi normal sepenuhnya akan memakan waktu beberapa minggu karena selat tersebut perlu dibersihkan dari ranjau. Kesepakatan AS – Iran menetapkan periode negosiasi selama 60 hari untuk menangani isu-isu yang lebih sulit termasuk program nuklir Iran. “Wright mengatakan minyak akan terus mengalir melalui selat bahkan jika kesepakatan tersebut tidak berlaku, dan bahwa Iran tidak akan dapat menutupnya lagi,” ucap Ibrahim. Adapun, untuk besok, Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah dipengaruhi ekspektasi kebijakan moneter The Fed. Hal ini karena penurunan harga minyak dinilai belum meredam ekspektasi pasar terhadap kebijakan ketat Federal Reserve (Fed).
Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,12% ke Rp 17.930 per Dolar AS pada Kamis (25/6) Siang Sebab bank sentral AS menunjukkan perpecahan di dewan dengan delapan dari 19 anggota memperkirakan kenaikan suku bunga menjelang akhir tahun 2026, sementara mayoritas memperkirakan suku bunga akan tetap stabil. Ibrahim memproyeksikan rupiah besok (26/6) bergerak fluktuatif namun ditutup menguat direntang Rp 17.940 – Rp 17.990 per dolar AS. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News