Harga Minyak Meroket, Banderol Pertalite & Biosolar 1 April 2026 Dipastikan Tetap
Selasa, 31 Maret 2026 15:04 WIB
Diperbarui Selasa, 31 Maret 2026 15:33 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga minyak mentah naik tinggi pasca penutupan Selat Hormuz. Namun pemerintah memastikan kenaikan harga BBM tidak akan terjadi pada BBM bersubsidi. Dilansir dari Kompas.com, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi pada 1 April 2026, meskipun harga minyak mentah dunia tengah bergejolak. Harga BBM subsidi tetap dipertahankan, yakni:
- Pertalite: Rp 10.000 per liter - Biosolar: Rp 6.800 per liter Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa pemerintah tetap menjaga stabilitas harga BBM subsidi di tengah isu kenaikan yang beredar. “Yang penting untuk BBM subsidi tidak ada kenaikan,” ujarnya, Senin (30/3/2026). Baca Juga: Inflasi Tahunan di Maret 2026 Diproyeksi Melandai, Tekanan Harga Pangan Tetap Tinggi BBM Non-Subsidi Tunggu Pengumuman Resmi Terkait harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan sejenisnya, pemerintah belum memberikan kepastian. Laode meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari PT Pertamina (Persero) dan tidak berspekulasi. “Untuk BBM non-subsidi kita tunggu 1 April saja ya,” jelasnya. Baca Juga: Harga BBM Subsidi & Non Subsidi Belum Naik, Masyarakat Diminta Tak Panik Pertamina Tegaskan Isu Kenaikan BBM Tidak Benar Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai penyesuaian harga BBM per 1 April 2026. Ia juga membantah informasi yang beredar di media sosial terkait proyeksi kenaikan harga BBM. “Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya. Tonton: GILA! AS vs Iran Memanas, Tapi Trump Bilang Mau Damai! Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Energi Kebijakan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian harga energi global. Di sisi lain, harga BBM non-subsidi tetap mengikuti mekanisme pasar dan berpotensi mengalami penyesuaian tergantung perkembangan harga minyak dunia. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari pemerintah dan Pertamina terkait harga BBM terbaru. Daftar Harga BBM Nonsubsidi Pertamina periode Maret 2026 Sebelum terjadi kenaikan, berikut daftar lengkap harga BBM Nonsubsidi di SPBU Pertamina yang berlaku selama bulan Maret 2026: Aceh • Pertamax: Rp 12.600 • Pertamax Turbo: Rp 13.350 • Dexlite: Rp 14.500 • Pertamina Dex: Rp 14.800 Free Trade Zone (FTZ) Sabang • Pertamax: Rp 11.500 • Dexlite: Rp 13.250 Sumatera Utara • Pertamax: Rp 12.600 • Pertamax Turbo: Rp 13.350 • Dexlite: Rp 14.500 • Pertamina Dex: Rp 14.800 Sumatera Barat • Pertamax: Rp 12.900 • Pertamax Turbo: Rp 13.650 • Dexlite: Rp 14.800 • Pertamina Dex: Rp 15.100 Riau & Kepulauan Riau • Pertamax: Rp 12.900 • Pertamax Turbo: Rp 13.650 • Dexlite: Rp 14.800 • Pertamina Dex: Rp 15.100 Free Trade Zone (FTZ) Batam • Pertamax: Rp 11.750 • Pertamax Turbo: Rp 12.400 • Dexlite: Rp 13.450 • Pertamina Dex: Rp 13.800 Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung • Pertamax: Rp 12.600 • Pertamax Turbo: Rp 13.350 • Dexlite: Rp 14.500 • Pertamina Dex: Rp 14.800 DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB • Pertamax: Rp 12.300 • Pertamax Turbo: Rp 13.100 • Pertamax Green 95: Rp 12.900 • Dexlite: Rp 14.200 • Pertamina Dex: Rp 14.500 Tonton: Tekanan Fiskal Jadi Sorotan, S&P Ingatkan Risiko Peringkat Utang Indonesia Nusa Tenggara Timur • Pertamax: Rp 12.600 • Pertamax Turbo: Rp 13.350 • Dexlite: Rp 14.500 • Pertamina Dex: Rp 14.800 Kalimantan Barat, Tengah, Timur • Pertamax: Rp 12.600 • Pertamax Turbo: Rp 13.350 • Dexlite: Rp 14.500 • Pertamina Dex: Rp 14.800 Kalimantan Selatan • Pertamax: Rp 12.900 • Pertamax Turbo: Rp 13.650 • Dexlite: Rp 14.800 • Pertamina Dex: Rp 15.100 Kalimantan Utara • Pertamax: Rp 12.900 • Pertamax Turbo: Rp 13.650 • Dexlite: Rp 14.800 • Pertamina Dex: Rp 15.100 Sulawesi (Utara, Tengah, Tenggara, Selatan, Barat) • Pertamax: Rp 12.600 • Pertamax Turbo: Rp 13.350 • Dexlite: Rp 14.500 • Pertamina Dex: Rp 14.800
Maluku, Maluku Utara • Pertamax: Rp 12.600 • Dexlite: Rp 14.500 Papua & wilayah Papua lainnya (Papua Barat, Selatan, Pegunungan, Tengah, Barat Daya) • Pertamax: Rp 12.600 • Pertamax Turbo: Rp 13.350 • Dexlite: Rp 14.500 • Pertamina Dex: Rp 14.800
BREAKING: Pemerintah Tetap Impor 105 Ribu Mobil, Ini Alasannya!