KONTAN.CO.ID - MOSKOW. OPEC+ akan mempertahankan kebijakan jeda kenaikan produksi minyak pada Maret 2026. Tiga delegasi OPEC+ mengatakan kepada Reuters (1/2), keputusan tersebut kemungkinan ditegaskan dalam pertemuan delapan negara anggota yang digelar Minggu (2/2) waktu setempat, di tengah harga minyak yang melesat ke level tertinggi enam bulan. Harga minyak Brent ditutup mendekati US$ 70 per barel pada Jumat (31/1), hanya sedikit di bawah puncak enam bulan di US$ 71,89 yang tercapai sehari sebelumnya. Kenaikan harga dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya kekhawatiran Amerika Serikat akan melancarkan serangan militer terhadap Iran, anggota OPEC. Kendati demikian, OPEC+ tetap berhati-hati. Pasar masih dibayangi spekulasi potensi kelebihan pasokan minyak global pada 2026 yang berisiko menekan harga. Faktor inilah yang mendorong kelompok produsen tersebut memilih menahan tambahan produksi.
Harga Minyak Meroket, OPEC+ Tetap Tahan Produksi Maret 2026
KONTAN.CO.ID - MOSKOW. OPEC+ akan mempertahankan kebijakan jeda kenaikan produksi minyak pada Maret 2026. Tiga delegasi OPEC+ mengatakan kepada Reuters (1/2), keputusan tersebut kemungkinan ditegaskan dalam pertemuan delapan negara anggota yang digelar Minggu (2/2) waktu setempat, di tengah harga minyak yang melesat ke level tertinggi enam bulan. Harga minyak Brent ditutup mendekati US$ 70 per barel pada Jumat (31/1), hanya sedikit di bawah puncak enam bulan di US$ 71,89 yang tercapai sehari sebelumnya. Kenaikan harga dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya kekhawatiran Amerika Serikat akan melancarkan serangan militer terhadap Iran, anggota OPEC. Kendati demikian, OPEC+ tetap berhati-hati. Pasar masih dibayangi spekulasi potensi kelebihan pasokan minyak global pada 2026 yang berisiko menekan harga. Faktor inilah yang mendorong kelompok produsen tersebut memilih menahan tambahan produksi.
TAG: