KONTAN.CO.ID - BEIJING. Harga minyak naik hingga 3% pada Kamis (19/3/2026) setelah Iran menyerang beberapa fasilitas energi di seluruh Timur Tengah menyusul serangan terhadap ladang gas South Pars, sebuah eskalasi besar dalam perang Teheran dengan AS dan Israel. Mengutip Reuters, kontrak berjangka Brent naik US$ 3,69, atau 3,44%, menjadi US$ 111,07 pada pukul 0142 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik US$ 2,29, atau 2,38%, menjadi US$ 98,61. Harga minyak Brent ditutup naik 3,8% pada hari Rabu, sementara WTI hampir stagnan. Harga WTI diperdagangkan dengan diskon terlebar terhadap Brent dalam 11 tahun terakhir karena pelepasan cadangan strategis AS dan biaya pengiriman yang lebih tinggi, sementara serangan baru terhadap fasilitas energi di Timur Tengah telah memberikan dukungan lebih besar kepada Brent.
Harga Minyak Naik 3% Pasca Iran Menyerang Fasilitas Energi di Timur Tengah
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Harga minyak naik hingga 3% pada Kamis (19/3/2026) setelah Iran menyerang beberapa fasilitas energi di seluruh Timur Tengah menyusul serangan terhadap ladang gas South Pars, sebuah eskalasi besar dalam perang Teheran dengan AS dan Israel. Mengutip Reuters, kontrak berjangka Brent naik US$ 3,69, atau 3,44%, menjadi US$ 111,07 pada pukul 0142 GMT, sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik US$ 2,29, atau 2,38%, menjadi US$ 98,61. Harga minyak Brent ditutup naik 3,8% pada hari Rabu, sementara WTI hampir stagnan. Harga WTI diperdagangkan dengan diskon terlebar terhadap Brent dalam 11 tahun terakhir karena pelepasan cadangan strategis AS dan biaya pengiriman yang lebih tinggi, sementara serangan baru terhadap fasilitas energi di Timur Tengah telah memberikan dukungan lebih besar kepada Brent.