Harga minyak naik didukung tingginya permintaan



MENGAWALI pekan ini, Senin (10/4), harga minyak naik didukung oleh lonjakan permintaan dan ketidakpastian di Suriah. Meski di tengah meningkatnya aktivitas pengeboran minyak Amerika Serikat (AS) yang menahan penguatan minyak lebih tinggi.

Mengutip CNBC, harga kontrak berjangka minyak Brent berada pada level US$ 55,39 per barel pada pukul 01.09 GMT, naik 15 sen, atau 0,3 %, dari penutupan sesi sebelumnya. Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 24 sen, atau 0,5 %, pada US$ 52,48 per barel.

ANZ Bank mengatakan, permintaan minyak yang kuat dan latar belakang geopolitik yang tidak menentu meninggalkan pasar yang sepi.


Namun, peningkatan lain dalam pengeboran minyak AS, yang telah berjalan selama 12 pekan berturut-turut ke 672 rig - tingkat tertinggi sejak Agustus 2015, telah mengganggu pasar.

Goldman Sachs mengatakan produksi minyak AS akan naikĀ  sebesar 215.000 barel per hari pada tahun 20177.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto