KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak melanjutkan kenaikannya hingga diperdagangkan mendekati level tertinggi enam minggu pada hari ini karena kekhawatiran akan gangguan pasokan lebih lanjut meningkat setelah pasukan Amerika Serikat (AS) menyerang target militer Iran untuk malam ke-11 berturut-turut. Sementara, kapal tanker minyak berbalik arah di Laut Merah setelah peringatan dari milisi Houthi yang didukung Iran. Rabu (22/7/2026) pukul 14.00 WIB, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman September 2026 naik US$ 1,84, atau 2% menjadi US$ 92,85 per barel, posisi tertinggi sejak 11 Juni 2026. Sejalan, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman September 2026 menguat US$ 1,67, atau 2% ke US$ 86,01 per barel, tertinggi sejak 12 Juni.
Harga Minyak Reli: Brent dan WTI Kompak Melonjak 2% di Tengah Hari Ini (22/7)
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak melanjutkan kenaikannya hingga diperdagangkan mendekati level tertinggi enam minggu pada hari ini karena kekhawatiran akan gangguan pasokan lebih lanjut meningkat setelah pasukan Amerika Serikat (AS) menyerang target militer Iran untuk malam ke-11 berturut-turut. Sementara, kapal tanker minyak berbalik arah di Laut Merah setelah peringatan dari milisi Houthi yang didukung Iran. Rabu (22/7/2026) pukul 14.00 WIB, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak pengiriman September 2026 naik US$ 1,84, atau 2% menjadi US$ 92,85 per barel, posisi tertinggi sejak 11 Juni 2026. Sejalan, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman September 2026 menguat US$ 1,67, atau 2% ke US$ 86,01 per barel, tertinggi sejak 12 Juni.
TAG: