KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak dunia mencapai level tertinggi sejak akhir September pada Rabu (28/1/2026) waktu setempat. Ini didorong oleh terganggunya produksi minyak mentah Amerika Serikat akibat badai musim dingin, melemahnya dolar AS, serta masih berlanjutnya gangguan pasokan dari Kazakhstan. Pada pukul 20.02 WIB, harga minyak mentah Brent naik 38 sen atau 0,6% menjadi US$ 67,95 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 37 sen atau 0,6% ke level US$ 62,76 per barel. Kedua acuan harga tersebut diperkirakan mencatatkan kenaikan bulanan terbesar secara persentase sejak Juli 2023. Sepanjang Januari, Brent diproyeksikan naik sekitar 12%, sementara WTI menguat sekitar 10%. Pada perdagangan Selasa, kedua harga minyak telah melonjak sekitar 3%.
Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi Sejak September, Musim Dingin AS Jadi Pemicu
KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga minyak dunia mencapai level tertinggi sejak akhir September pada Rabu (28/1/2026) waktu setempat. Ini didorong oleh terganggunya produksi minyak mentah Amerika Serikat akibat badai musim dingin, melemahnya dolar AS, serta masih berlanjutnya gangguan pasokan dari Kazakhstan. Pada pukul 20.02 WIB, harga minyak mentah Brent naik 38 sen atau 0,6% menjadi US$ 67,95 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 37 sen atau 0,6% ke level US$ 62,76 per barel. Kedua acuan harga tersebut diperkirakan mencatatkan kenaikan bulanan terbesar secara persentase sejak Juli 2023. Sepanjang Januari, Brent diproyeksikan naik sekitar 12%, sementara WTI menguat sekitar 10%. Pada perdagangan Selasa, kedua harga minyak telah melonjak sekitar 3%.
TAG: