NEW YORK. Harga kontrak minyak dunia menanjak untuk hari ke enam tadi malam (18/7) di New York. Pada penupan pasar, harga minyak jenis WTI untuk pengantaran Agustus naik 65 sen atau 0,7% menjadi US$ 89,87 sebarel di New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga minyak berada di kisaran US$ 88,59 hingga US$ 90,04, level harga harian tertinggi sejak 30 Mei lalu. Meski demikian, harga minyak sudah merosot 9,1% pada tahun ini. Salah satu faktor yang mendongkrak kenaikan harga minyak adalah data penjualan rumah AS yang naik melampaui prediksi analis. Sekadar informasi, Departemen Perdagangan AS merilis data yang menunjukkan tingkat penjualan rumah AS naik 6,9% pada Juni, melampaui estimasi analis. "Sudah dikonfirmasi bahwa data penjualan rumah AS melonjak dan hal ini meninggikan harapan pertumbuhan ekonomi yang baik dan peningkatan permintaan minyak pada semester II," jelas Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research di Winchester, Massachisetts. Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran September naik 1,1% menjadi US$ 105,16 per barel di ICE Futures Europe exchange. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Harga minyak sudah menanjak untuk hari keenam
NEW YORK. Harga kontrak minyak dunia menanjak untuk hari ke enam tadi malam (18/7) di New York. Pada penupan pasar, harga minyak jenis WTI untuk pengantaran Agustus naik 65 sen atau 0,7% menjadi US$ 89,87 sebarel di New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga minyak berada di kisaran US$ 88,59 hingga US$ 90,04, level harga harian tertinggi sejak 30 Mei lalu. Meski demikian, harga minyak sudah merosot 9,1% pada tahun ini. Salah satu faktor yang mendongkrak kenaikan harga minyak adalah data penjualan rumah AS yang naik melampaui prediksi analis. Sekadar informasi, Departemen Perdagangan AS merilis data yang menunjukkan tingkat penjualan rumah AS naik 6,9% pada Juni, melampaui estimasi analis. "Sudah dikonfirmasi bahwa data penjualan rumah AS melonjak dan hal ini meninggikan harapan pertumbuhan ekonomi yang baik dan peningkatan permintaan minyak pada semester II," jelas Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research di Winchester, Massachisetts. Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran September naik 1,1% menjadi US$ 105,16 per barel di ICE Futures Europe exchange. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News