KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasar saham India diperkirakan dibuka melemah pada perdagangan Kamis, seiring lonjakan harga minyak global yang kembali menembus level US$100 per barel. Kenaikan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Iran menyita dua kapal di Selat Hormuz, tanpa adanya tanda-tanda dimulainya kembali pembicaraan damai. Kontrak berjangka GIFT Nifty tercatat berada di level 24.158 poin pada pukul 08.02 waktu setempat, mengindikasikan bahwa indeks acuan Nifty 50 akan dibuka di bawah penutupan sebelumnya di 24.378,1. Sementara itu, harga minyak Brent Crude naik untuk sesi keempat berturut-turut dan mencapai US$102 per barel. Lonjakan ini dipicu ketidakpastian terkait situasi di Timur Tengah, khususnya gangguan pada jalur distribusi energi utama dunia.
Harga Minyak Tembus US$100, Bursa Saham India Diproyeksi Melemah
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasar saham India diperkirakan dibuka melemah pada perdagangan Kamis, seiring lonjakan harga minyak global yang kembali menembus level US$100 per barel. Kenaikan ini dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Iran menyita dua kapal di Selat Hormuz, tanpa adanya tanda-tanda dimulainya kembali pembicaraan damai. Kontrak berjangka GIFT Nifty tercatat berada di level 24.158 poin pada pukul 08.02 waktu setempat, mengindikasikan bahwa indeks acuan Nifty 50 akan dibuka di bawah penutupan sebelumnya di 24.378,1. Sementara itu, harga minyak Brent Crude naik untuk sesi keempat berturut-turut dan mencapai US$102 per barel. Lonjakan ini dipicu ketidakpastian terkait situasi di Timur Tengah, khususnya gangguan pada jalur distribusi energi utama dunia.
TAG: