Harga minyak terangkat stok AS yang makin tipis



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak melanjutkan kenaikan akhir pekan lalu. Senin (23/10) pukul 7.25 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2017 di New York Mercantile Exchange menanjak 0,52% ke US$ 52,11 per barel. Dalam sepekan, harga minyak WTI masih turun tipis o,o6%.

Sejalan, harga minyak brent untuk pengiriman Desember 2017 di ICE Futures naik 0,28% ke level US$ 57,91 per barel. Dalam sepekan, harga minyak brent naik 0,15%.

OPEC menegaskan bahwa seluruh opsi untuk mencapai keseimbangan pasar tetap terbuka. OPEC akan menggelar pertemuan akhir November nanti untuk menentukan kebijakan pemangkasan selanjutnya.


di sisi lain, stok minyak mentah Amerika Serikat turun 15% dari rekor tertinggi bulan Maret lalu. Stok minyak mentah AS berada di 456,5 juta barel. CNBC melaporkan, penurunan stok minyak komersial ini terutama disebabkan oleh kenaikan ekspor. Harga minyak WTI yang jauh di bawah brent menyebabkan perusahaan minyak AS lebih suka menjual minyak ke luar negeri.

Data Thomson Reuters Eikon menunjukkan bahwa pengiriman minyak dari AS melonjak dari hampir nol sebelum pemerintah melonggarkan pembatasan ekspor di akhir 2015 menjadi sekitar 2,6 juta barel per hari pada bulan Oktober. "Meski pengiriman ke luar negeri mencapai 2 juta barel per hari, menurut prediksi kami, stok minyak akan tetap banyak hingga ekspor mencapai 3,2 juta barel per hari," ungkap RBC Capital Markets seperti dikutip CNBC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati