KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Harga minyak turun pada hari ini karena pasar mempertimbangkan perintah eksekutif dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menghapuskan beberapa sanksi dan tarif yang terkait dengan ekspor energi Rusia. Sementara, serangan terhadap Arab Saudi dan Yaman menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan di Timur Tengah. Selasa (20/10/2026) pukul 08.00 WIB, harga minyak mentah berjangka jenis Brent untuk kontrak pengiriman Desember 2026 turun 49 sen atau 0,45% menjadi US$ 109,06 per barel. Sejelan, harga minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman November 2026, yang akan berakhir pada hari ini, turun 0,33% menjadi US$ 103,32 per barel. Sementara harga WTI untuk kontrak pengiriman Desember 2026 yang lebih aktif turun 46 sen atau 0,47% ke US$ 98,08 per barel.
Harga Minyak Tergelincir di Pagi Ini (20/10), Pasar Cermati Potensi Kelebihan Pasokan
KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Harga minyak turun pada hari ini karena pasar mempertimbangkan perintah eksekutif dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menghapuskan beberapa sanksi dan tarif yang terkait dengan ekspor energi Rusia. Sementara, serangan terhadap Arab Saudi dan Yaman menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan di Timur Tengah. Selasa (20/10/2026) pukul 08.00 WIB, harga minyak mentah berjangka jenis Brent untuk kontrak pengiriman Desember 2026 turun 49 sen atau 0,45% menjadi US$ 109,06 per barel. Sejelan, harga minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman November 2026, yang akan berakhir pada hari ini, turun 0,33% menjadi US$ 103,32 per barel. Sementara harga WTI untuk kontrak pengiriman Desember 2026 yang lebih aktif turun 46 sen atau 0,47% ke US$ 98,08 per barel.
TAG: