JAKARTA. Tingginya pasokan terus menekan harga minyak. Produsen minyak baik yang tergabung dalam OPEC maupun non-OPEC enggan membatasi produksi meski permintaan melambat. Sejak awal tahun harga minyak sudah tergerus 21%. Sedangkan di sepanjang kuartal III-2015 minyak turun 26%. Harga minyak mencatat level terendahnya pada kuartal ketiga tahun ini yakni di US$ 38,93 per barel pada akhir Agustus lalu. Mengutip Bloomberg, Selasa (6/10) pukul 17.19 WIB harga minyak kontrak pengiriman November 2015 di bursa New York Merchantile Exchange turun tipis 0,3% ke level US$ 46,11 per barel.
Harga minyak tunggu keputusan The Fed dan OPEC
JAKARTA. Tingginya pasokan terus menekan harga minyak. Produsen minyak baik yang tergabung dalam OPEC maupun non-OPEC enggan membatasi produksi meski permintaan melambat. Sejak awal tahun harga minyak sudah tergerus 21%. Sedangkan di sepanjang kuartal III-2015 minyak turun 26%. Harga minyak mencatat level terendahnya pada kuartal ketiga tahun ini yakni di US$ 38,93 per barel pada akhir Agustus lalu. Mengutip Bloomberg, Selasa (6/10) pukul 17.19 WIB harga minyak kontrak pengiriman November 2015 di bursa New York Merchantile Exchange turun tipis 0,3% ke level US$ 46,11 per barel.