KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga minyak naik lebih dari 2% dalam perdagangan yang bergejolak pada Jumat (19/3), tetapi dmengakhiri pekan ini sekitar 7% lebih rendah karena gelombang baru infeksi virus coronai seluruh Eropa mengurangi harapan bahwa permintaan bahan bakar akan segera pulih. Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik US$ 1,25 per barel, atau 2%, ke level US$ 64,53 per barel. Minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik US$ 1,42, atau 2,4%, menjadi US$ 61,42. Selama sesi, keduanya diperdagangkan dalam kisaran luas lebih dari US$ 2 per barel. Kerugian mingguan untuk kedua benchmark hanya di bawah 7%. Pada hari Kamis, harga minyak turun 7% karena ekonomi besar Eropa memberlakukan kembali penguncian, sementara program vaksinasi di sana diperlambat oleh masalah distribusi dan kekhawatiran efek samping.
Harga minyak turun 7% dalam sepekan imbas kekhawatiran permintaan
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga minyak naik lebih dari 2% dalam perdagangan yang bergejolak pada Jumat (19/3), tetapi dmengakhiri pekan ini sekitar 7% lebih rendah karena gelombang baru infeksi virus coronai seluruh Eropa mengurangi harapan bahwa permintaan bahan bakar akan segera pulih. Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik US$ 1,25 per barel, atau 2%, ke level US$ 64,53 per barel. Minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik US$ 1,42, atau 2,4%, menjadi US$ 61,42. Selama sesi, keduanya diperdagangkan dalam kisaran luas lebih dari US$ 2 per barel. Kerugian mingguan untuk kedua benchmark hanya di bawah 7%. Pada hari Kamis, harga minyak turun 7% karena ekonomi besar Eropa memberlakukan kembali penguncian, sementara program vaksinasi di sana diperlambat oleh masalah distribusi dan kekhawatiran efek samping.