KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak turun pada Rabu (18/3/2026) setelah ekspor minyak mentah dilanjutkan dari ladang Kirkuk Irak ke pelabuhan Ceyhan Turki melalui pipa, memberikan sedikit kelegaan bagi pasar global yang khawatir tentang pasokan dari Timur Tengah. Namun, tanpa tanda-tanda penurunan ketegangan konflik Iran, yang telah menyebabkan ekspor minyak dari Timur Tengah sebagian besar terhenti, harga minyak mentah Brent berjangka telah stabil di atas US$ 100 per barel selama empat sesi berturut-turut sebelumnya. Setelah naik lebih dari 3% pada hari Selasa, harga minyak mentah Brent berjangka turun US$ 1,51, atau 1,46%, menjadi US$ 101,91 per barel pada pukul 07.31 GMT hari Rabu. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun US$ 2,75, atau 2,86%, menjadi US$ 93,46.
Harga Minyak Turun Pasca Irak Melanjutkan Ekspor Melalui Pelabuhan Ceyhan Turki
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak turun pada Rabu (18/3/2026) setelah ekspor minyak mentah dilanjutkan dari ladang Kirkuk Irak ke pelabuhan Ceyhan Turki melalui pipa, memberikan sedikit kelegaan bagi pasar global yang khawatir tentang pasokan dari Timur Tengah. Namun, tanpa tanda-tanda penurunan ketegangan konflik Iran, yang telah menyebabkan ekspor minyak dari Timur Tengah sebagian besar terhenti, harga minyak mentah Brent berjangka telah stabil di atas US$ 100 per barel selama empat sesi berturut-turut sebelumnya. Setelah naik lebih dari 3% pada hari Selasa, harga minyak mentah Brent berjangka turun US$ 1,51, atau 1,46%, menjadi US$ 101,91 per barel pada pukul 07.31 GMT hari Rabu. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun US$ 2,75, atau 2,86%, menjadi US$ 93,46.