KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak terkoreksi pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip Bloomberg, Senin (12/10/2026) pukul 07.26 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 90,73 per barel, turun 1,22% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 91,85 per barel. Harga minyak turun karena para pedagang mempertimbangkan klaim Presiden AS Donald Trump tentang gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina. Mengutip Bloomberg, harga minyak mentah Brent turun di bawah US$ 104 per barel setelah kenaikan selama dua hari. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump mengatakan gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina akan berlaku segera. Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan belum ada kesepakatan yang diselesaikan.
Harga Minyak Turun Senin (12/10) Pagi, Pasar Cermati Gencatan Senjata Rusia-Ukraina
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak terkoreksi pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip Bloomberg, Senin (12/10/2026) pukul 07.26 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 90,73 per barel, turun 1,22% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 91,85 per barel. Harga minyak turun karena para pedagang mempertimbangkan klaim Presiden AS Donald Trump tentang gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina. Mengutip Bloomberg, harga minyak mentah Brent turun di bawah US$ 104 per barel setelah kenaikan selama dua hari. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump mengatakan gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina akan berlaku segera. Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan belum ada kesepakatan yang diselesaikan.