KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski OPEC diprediksi hampir pasti menaikkan produksi, harga minyak mentah masih reli. Kendati demikian, indikator teknikal saat ini memberi sinyal mix pergerakan harga minyak. Analis Finex Berjangka Nanang Wahyudi menjelaskan, saat ini harga minyak tengah rebound dan menguji level US$ 67 per barel setelah tertekan sebulan terakhir. Rencana pemberlakuan tarif impor minyak AS oleh China membuat pelaku pasar tak begitu khawatir sekalipun OPEC sepakat menaikkan volume produksi. Direktur Utama Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan, secara teknikal, saat ini posisi bollinger moving average (MA) berada 20% di atas bollinger tengah. Sementara, indikator stochastic yang berada di level 70% positif.
Harga minyak WTI rebound, tapi sulit menembus US$ 70 sebarel
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski OPEC diprediksi hampir pasti menaikkan produksi, harga minyak mentah masih reli. Kendati demikian, indikator teknikal saat ini memberi sinyal mix pergerakan harga minyak. Analis Finex Berjangka Nanang Wahyudi menjelaskan, saat ini harga minyak tengah rebound dan menguji level US$ 67 per barel setelah tertekan sebulan terakhir. Rencana pemberlakuan tarif impor minyak AS oleh China membuat pelaku pasar tak begitu khawatir sekalipun OPEC sepakat menaikkan volume produksi. Direktur Utama Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan, secara teknikal, saat ini posisi bollinger moving average (MA) berada 20% di atas bollinger tengah. Sementara, indikator stochastic yang berada di level 70% positif.