Harga nikel naik, saham INCO & ANTM terdongkrak



JAKARTA. Saham-saham produsen pertambangan nikel pagi ini tampak bersemangat. Salah satunya adalah saham PT International Nickel Indonesia (INCO). Pada pukul 10.46, saham INCO melaju 3,5% menjadi Rp 3.700. Selain itu, saham PT Aneka Tambang (ANTM) juga mencatatkan kenaikan sebesar 1,16% menjadi Rp 1.750. Data Bloomberg menunjukkan, tiga broker yang paling besar memborong saham INCO antara lain: CLSA Indonesia senilai Rp 7,07 miliar, Bahana Securities senilai Rp 4,36 miliar, dan CIMB Securities senilai Rp 3,79 miliar. Sedangkan sejumlah broker yang banyak mengempit saham ini yaitu: UBS Securities senilai Rp 2,51 miliar, AmCapital Indonesia senilai Rp 1,76 miliar, dan Trimegah Securities senilai Rp 1,66 miliar.Aksi beli investor terhadap dua saham tambang ini disinyalir berkaitan dengan outlook kinerja perusahaan. Pasalnya, harga kontrak nikel dunia naik 3,6% menjadi US$ 20.200 per metrik ton di London, kemarin (19/1). Ini merupakan lonjakan terbesar sejak 16 Desember lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie