KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga paladium berjangka turun di bawah US$ 1.400 per ons troi, melemah setelah periode stabilisasi singkat karena investor menilai dampak inflasi dari kenaikan harga energi. Investor juga menilai meningkatnya ekspektasi suku bunga mungkin tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama. Serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap target Iran di dekat Selat Hormuz memperdalam kekhawatiran atas gangguan pasokan energi global. Kondisi ini mendorong harga minyak mentah Brent naik 2% menjadi US $96,15 per barel dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral utama mungkin menunda pelonggaran moneter. Baca Juga: Emas dan Perak Melemah, Dolar AS Perkasa Tekan Harga Logam Mulia
Harga Paladium Tertekan di Tengah Ekspektasi Bunga Tetap Tinggi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga paladium berjangka turun di bawah US$ 1.400 per ons troi, melemah setelah periode stabilisasi singkat karena investor menilai dampak inflasi dari kenaikan harga energi. Investor juga menilai meningkatnya ekspektasi suku bunga mungkin tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama. Serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap target Iran di dekat Selat Hormuz memperdalam kekhawatiran atas gangguan pasokan energi global. Kondisi ini mendorong harga minyak mentah Brent naik 2% menjadi US $96,15 per barel dan memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral utama mungkin menunda pelonggaran moneter. Baca Juga: Emas dan Perak Melemah, Dolar AS Perkasa Tekan Harga Logam Mulia
TAG: