KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga pangan di Inggris diperkirakan kembali menanjak hingga akhir tahun dan berlanjut pada 2027. Food and Drink Federation (FDF) memperkirakan inflasi harga makanan dan minuman non-alkohol mencapai 3,9% pada Desember 2026 secara tahunan. Tekanan tersebut diproyeksikan semakin kuat pada tahun depan. FDF memperkirakan inflasi pangan mencapai puncak 6,4% pada Juli 2027, didorong oleh tingginya biaya energi, logistik dan kemasan, serta gangguan cuaca. Kepala Eksekutif FDF Karen Betts mengatakan, produsen makanan dan minuman selama ini berupaya menahan kenaikan harga di tengah lonjakan biaya energi setelah penutupan Selat Hormuz. Namun, strategi tersebut dinilai tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Harga Pangan Inggris Diprediksi Melonjak hingga 6,4% Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga pangan di Inggris diperkirakan kembali menanjak hingga akhir tahun dan berlanjut pada 2027. Food and Drink Federation (FDF) memperkirakan inflasi harga makanan dan minuman non-alkohol mencapai 3,9% pada Desember 2026 secara tahunan. Tekanan tersebut diproyeksikan semakin kuat pada tahun depan. FDF memperkirakan inflasi pangan mencapai puncak 6,4% pada Juli 2027, didorong oleh tingginya biaya energi, logistik dan kemasan, serta gangguan cuaca. Kepala Eksekutif FDF Karen Betts mengatakan, produsen makanan dan minuman selama ini berupaya menahan kenaikan harga di tengah lonjakan biaya energi setelah penutupan Selat Hormuz. Namun, strategi tersebut dinilai tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang.