Harga Pertamina Dex & Dexlite Turun, Bandingkan Harga BBM Solar Di Asia Tenggara
Jumat, 03 Juli 2026 04:20 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga bahan bakar non subsidi tipe tertentu di Indonesia turun signifikan mulai 1 Juli 2026. Apakah penurunan harga yang mencapai Rp 3.000-an per liter tersebut menjadikan banderol BBM di Indonesia lebih murah dibandingkan dengan negara tetangga? PT Pertamina resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) diesel non-subsidi jenis Pertamina Dex dan Dexlite mulai 1 Juli 2026. Penyesuaian harga ini membuat harga solar non-subsidi di Indonesia semakin kompetitif dibandingkan beberapa negara di kawasan Asia Tenggara. Harga Pertamina Dex turun dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite turun dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter. Selain itu, Pertamax Turbo juga mengalami penurunan menjadi Rp19.300 per liter.
Sementara itu, harga Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Biosolar tidak mengalami perubahan. Lantas, bagaimana perbandingan harga solar di Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura? Harga Solar di Indonesia per 1 Juli 2026 Di Indonesia, harga BBM diesel berbeda sesuai jenis bahan bakar dan penyedia SPBU. Berikut daftar harga BBM diesel di Indonesia: Pertamina
Biosolar (B50): Rp 6.800 per liter
Dexlite: Rp 19.700 per liter
Pertamina Dex: Rp 21.150 per liter
Shell
Shell V-Power Diesel: Rp 21.340 per liter
BP
BP Ultimate Diesel: Rp 21.340 per liter
Biosolar yang dipasarkan Pertamina merupakan BBM jenis B50 yang terdiri atas 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dan 50 persen solar. Baca Juga: Setahun Dikelola Danantara, Cermati Kinerja dan Laba Sejumlah BUMN Harga Solar di Thailand Thailand menggunakan BBM diesel jenis B7 yang mengandung tujuh persen biodiesel berbasis minyak sawit. Berikut daftar harganya: Caltex
Singapore Petroleum Company (SPC): Rp 56.260 per liter
Shell: Rp 57.232 per liter
Esso: Rp 57.232 per liter
Caltex: Rp 57.232 per liter
Sinopec: Rp 56.406 per liter
Smart Energy: Rp 47.931 per liter
Perbandingan Harga Solar Empat Negara
Jika dibandingkan, harga solar bersubsidi Indonesia masih menjadi yang paling murah dengan Biosolar Rp6.800 per liter. Untuk solar non-subsidi, Malaysia menawarkan harga lebih rendah dibandingkan Indonesia dan Thailand, sedangkan Singapura menjadi negara dengan harga solar paling mahal di kawasan. Penurunan harga Pertamina Dex dan Dexlite mulai Juli 2026 membuat selisih harga solar premium Indonesia dengan Thailand semakin tipis, meski masih lebih tinggi dibandingkan solar non-subsidi di Malaysia. Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/07/02/133000765/perbandingan-harga-solar-di-indonesia-thailand-malaysia-dan-singapura-mana.
Muncul Ahli Waris Hotel Sultan! Gugat PT Indobuildco hingga Pemerintah, Klaim Lahan Milik Raja Solo