KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lonjakan harga plastik global dinilai belum akan memberi tekanan besar terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi domestik, meskipun biaya produksi industri, terutama sektor kemasan, mengalami kenaikan signifikan. Ekonom Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai, kebijakan pemerintah yang membebaskan bea masuk impor bahan baku plastik menjadi 0% merupakan langkah tepat untuk meredam dampak kenaikan harga tersebut terhadap aktivitas ekonomi. Seperti diketahui, harga plastik di dalam negeri per April 2026 melonjak tajam hingga 80%–100% akibat krisis global dan kenaikan biaya bahan baku impor. Harga biji plastik polipropilena (PP) bahkan menembus kisaran Rp 66.900 hingga Rp 102.900 per kilogram, sementara high-density polyethylene (HDPE) naik hingga Rp 50.000 per kilogram.
Harga Plastik Melonjak hingga 100%, Segini Dampaknya Terhadap Inflasi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Lonjakan harga plastik global dinilai belum akan memberi tekanan besar terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi domestik, meskipun biaya produksi industri, terutama sektor kemasan, mengalami kenaikan signifikan. Ekonom Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai, kebijakan pemerintah yang membebaskan bea masuk impor bahan baku plastik menjadi 0% merupakan langkah tepat untuk meredam dampak kenaikan harga tersebut terhadap aktivitas ekonomi. Seperti diketahui, harga plastik di dalam negeri per April 2026 melonjak tajam hingga 80%–100% akibat krisis global dan kenaikan biaya bahan baku impor. Harga biji plastik polipropilena (PP) bahkan menembus kisaran Rp 66.900 hingga Rp 102.900 per kilogram, sementara high-density polyethylene (HDPE) naik hingga Rp 50.000 per kilogram.
TAG: