JAKARTA. Harga platinum berpeluang menguat apabila Jepang dan Eropa menggelontorkan stimulus. Mengutip Bloomberg Selasa (2/2) pukul 16.00 WIB, harga platinum kontrak pengiriman April 2016 di Commodity Exchange tergerus 0,76% dibandingkan hari sebelumnya ke level US$ 863,5 per ons troy. Sepekan, harga platinum merosot 1,52%. Ibrahim, Direktur PT Garuda Berjangka optimistis, harga platinum pada Rabu (3/2) berpotensi terangkat. Faktor pendorongnya, pelaku pasar sedang menantikan pernyataan dari Gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda pada Rabu (3/2) dan pernyataan Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi pada Kamis (4/2). Besar peluang, lanjut Ibrahim, Jepang dan Eropa akan menggelontorkan stimulus guna menggairahkan ekonomi pada Maret 2016. Sehingga harga komoditas, termasuk platinum bisa mencuri kesempatan untuk menguat. “China sebagai pengguna dan produsen komoditas terbesar di dunia juga terus memberikan stimulus untuk menggerakkan ekonomi,” imbuhnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Harga platinum menanti stimulus
JAKARTA. Harga platinum berpeluang menguat apabila Jepang dan Eropa menggelontorkan stimulus. Mengutip Bloomberg Selasa (2/2) pukul 16.00 WIB, harga platinum kontrak pengiriman April 2016 di Commodity Exchange tergerus 0,76% dibandingkan hari sebelumnya ke level US$ 863,5 per ons troy. Sepekan, harga platinum merosot 1,52%. Ibrahim, Direktur PT Garuda Berjangka optimistis, harga platinum pada Rabu (3/2) berpotensi terangkat. Faktor pendorongnya, pelaku pasar sedang menantikan pernyataan dari Gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda pada Rabu (3/2) dan pernyataan Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi pada Kamis (4/2). Besar peluang, lanjut Ibrahim, Jepang dan Eropa akan menggelontorkan stimulus guna menggairahkan ekonomi pada Maret 2016. Sehingga harga komoditas, termasuk platinum bisa mencuri kesempatan untuk menguat. “China sebagai pengguna dan produsen komoditas terbesar di dunia juga terus memberikan stimulus untuk menggerakkan ekonomi,” imbuhnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News