BEIJING. Kenaikan harga properti China bulan Juni mulai melambat, seiring langkah tegas pemerintah China terhadap aksi spekulan yang bertujuan untuk menghentikan gelembung nilai properti yang terjadi di China. Harga properti di 70 kota naik 11,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini masih lebih kecil ketimbang kenaikan harga bulan April yang sebesar 12,8%, atau Mei yang sebesar 12,4%. Meski begitu, Profesor Kenneth Rogoff dari Universitas Harvard mengatakan, hal ini bisa jadi pertanda bahwa kolaps di industri properti mulai terjadi. Tak heran, Barclays Capital memperkirakan, harga properti China akan turun 30% dalam 12 bulan ke depan.
Harga Properti China Mulai Melambat Naik
BEIJING. Kenaikan harga properti China bulan Juni mulai melambat, seiring langkah tegas pemerintah China terhadap aksi spekulan yang bertujuan untuk menghentikan gelembung nilai properti yang terjadi di China. Harga properti di 70 kota naik 11,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini masih lebih kecil ketimbang kenaikan harga bulan April yang sebesar 12,8%, atau Mei yang sebesar 12,4%. Meski begitu, Profesor Kenneth Rogoff dari Universitas Harvard mengatakan, hal ini bisa jadi pertanda bahwa kolaps di industri properti mulai terjadi. Tak heran, Barclays Capital memperkirakan, harga properti China akan turun 30% dalam 12 bulan ke depan.