KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada November 2026. Untuk periode 1-30 November 2026, HR CPO untuk penetapan bea keluar (BK) dan pungutan ekspor (PE) dipatok sebesar US$ 978,90 per metrik ton (MT). Nilai tersebut turun US$ 63,25 atau 6,07% dibandingkan periode Oktober 2026 yang sebesar US$ 1.042,15 per MT. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana menjelaskan, penetapan ini diperoleh dari rata-rata harga selama periode 20 September-19 Oktober 2026 pada Bursa CPO Indonesia yang sebesar US$ 869,07 per MT, Bursa CPO Malaysia sebesar US$ 1.088,73 per MT, dan harga Port CPO Rotterdam sebesar US$ 1.443,90 per MT.
Harga Referensi Minyak Sawit Turun 6,07% pada November 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada November 2026. Untuk periode 1-30 November 2026, HR CPO untuk penetapan bea keluar (BK) dan pungutan ekspor (PE) dipatok sebesar US$ 978,90 per metrik ton (MT). Nilai tersebut turun US$ 63,25 atau 6,07% dibandingkan periode Oktober 2026 yang sebesar US$ 1.042,15 per MT. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana menjelaskan, penetapan ini diperoleh dari rata-rata harga selama periode 20 September-19 Oktober 2026 pada Bursa CPO Indonesia yang sebesar US$ 869,07 per MT, Bursa CPO Malaysia sebesar US$ 1.088,73 per MT, dan harga Port CPO Rotterdam sebesar US$ 1.443,90 per MT.
TAG: