Harga Rumah AS Melonjak 0,6% di November, Jauh di Atas Prediksi



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Harga rumah di Amerika Serikat (AS) naik lebih tinggi dari perkiraan. US Federal Housing Administration (FHFA) mengumumkan, Selasa (27/1/2026), indeks harga rumah alias house price index (HPI) periode November naik 0,6% dari bulan sebelumnya.

Realisasi tersebut jauh lebih baik dibandingkan konsensus proyeksi analis, yang memprediksi harga rumah di AS periode tersebut cuma naik 0,3%. Kenaikan di November juga lebih tinggi dari kenaikan di Oktober, yang cuma 0,4%.

Sementara bila dihitung secara tahunan, harga rumah di November 2025 tercatat lebih tinggi 1,9% dibanding periode yang sama setahun sebelumnya.


Baca Juga: Pinterest Pangkas Hingga 15% Karyawan, Alihkan Sumber Daya ke Pengembangan AI

Untuk sembilan divisi sensus, perubahan harga rumah bulanan yang disesuaikan secara musiman berkisar dari 0,0% di divisi Atlantik Tengah hingga +1,1% di divisi Timur Selatan Tengah. Perubahan 12 bulan berkisar dari -0,4% di divisi Pasifik hingga +5,1% di divisi Timur Utara Tengah.

HPI adalah kumpulan komprehensif indeks harga rumah yang mengukur perubahan nilai rumah keluarga tunggal berdasarkan data yang menjangkau data sejak pertengahan tahun 1970-an dari semua 50 negara bagian dan lebih dari 400 kota di Amerika.

Indeks harga rumah ini merupakan salah satu indeks yang menjadi acuan terkait kesehatan industri perumahan di AS. Kenaikan harga rumah akan menarik investor dan mendorong aktivitas industri.

Baca Juga: Spanyol Siapkan Kompensasi 20 Juta Euro untuk Korban Kecelakaan Kereta Cepat Adamuz

Indeks ini mencakup puluhan juta penjualan rumah dan menawarkan wawasan tentang perubahan harga rumah di tingkat nasional, divisi sensus, negara bagian, wilayah metropolitan, kabupaten, kode pos, dan wilayah sensus.

FHFA merilis data dan laporan HPI setiap kuartal dan bulanan. FHFA HPI unggulan menggunakan data pembelian yang disesuaikan secara musiman dari Fannie Mae dan Freddie Mac. Indeks tambahan menggunakan data lain, termasuk pembiayaan ulang, hipotek yang diasuransikan oleh Administrasi Perumahan Federal, dan catatan properti riil. 

Selanjutnya: Dana Pensiun BTN Jaga Kinerja di Tengah Bertambahnya Peserta Pensiun

Menarik Dibaca: Hasil Thailand Masters 2026: 3 Ganda Indonesia ke 16 Besar, Segel 1 Tiket 8 Besar