KONTAN.CO.ID - Harga rumah baru di China kembali melanjutkan tren penurunan pada Maret 2026, mencerminkan masih lemahnya permintaan di sektor properti meski mulai terlihat perbaikan di kota-kota besar. Melansir
Reuters berdasarkan data resmi Kamis (16/4/2026), harga rumah baru di China turun 0,2% secara bulanan (
month-on-month), lebih baik dibandingkan penurunan 0,3% pada Februari.
Baca Juga: Baht Thailand dan Dolar Taiwan Pimpin Penguatan Mata Uang Asia pada Kamis (16/4) Namun secara tahunan (
year-on-year), penurunan justru semakin dalam. Harga rumah baru tercatat merosot 3,4%, lebih tajam dibandingkan kontraksi 3,2% pada bulan sebelumnya, sekaligus menjadi penurunan terdalam dalam 10 bulan terakhir. Kondisi ini menunjukkan tekanan di sektor properti China masih berlanjut, terutama bagi pengembang yang tengah mengalami kesulitan keuangan. Melemahnya harga juga mencerminkan permintaan yang belum pulih, meskipun pemerintah berulang kali berupaya menstabilkan sektor ini. Salah satu pengembang besar, China Vanke, bahkan mencatatkan kerugian bersih sekitar 88,6 miliar yuan sepanjang 2025. Perusahaan ini juga tengah mengupayakan perpanjangan jatuh tempo obligasi domestik, setelah sebelumnya memperpanjang tiga obligasi lainnya pada awal tahun. Meski demikian, ada sedikit sinyal positif dari kota-kota tier-1, di mana harga rumah baru maupun rumah second mulai menunjukkan kenaikan secara bulanan. Perbaikan ini berpotensi memberikan sedikit ruang napas bagi para pengembang yang telah tertekan sejak sektor properti memasuki krisis pada pertengahan 2021.
Baca Juga: Ekonomi China Tumbuh 5% di Kuartal I-2026, Lampaui Ekspektasi Pasar Pemerintah China sendiri telah meluncurkan berbagai kebijakan stimulus untuk menghidupkan kembali sektor properti yang sebelumnya menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi. Kebijakan tersebut mencakup pengendalian pasokan perumahan baru, pengurangan stok properti, serta penyesuaian keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai daerah di China juga menawarkan insentif pembelian rumah. Kota besar seperti Shanghai melonggarkan pembatasan pembelian, sementara kota lain seperti Wuxi dan Yichang memberikan subsidi bagi pembeli tertentu.