KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah penantian yang panjang, harga saham perbankan berkapitalisasi jumbo alias
big banks akhirnya kembali menguat di perdagangan saham hari ini, Selasa (17/3/2026). Tiga saham
big banks hari ini ditutup pada zona hijau, sedangkan satu lainnya masih berada di harga netral. Saham bank yang menguat di antaranya adalah saham dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (
BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (
BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (
BBCA). Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (
BBRI) masih berada di level harga yang sama seperti penutupan sebelumnya.
BBNI saat ini berada pada level Rp 4.390 per saham atau naik 1,62%. Harga BBNI memang sudah banyak diperkirakan akan mengalami kenaikan setelah adanya pengumuman aksi
buyback di pekan lalu.
Baca Juga: Bank Mandiri Pastikan Aplikasinya Selalu Siap Digunakan Saat Libur Lebaran BMRI ditutup pada level Rp 4.730 atau naik 0,64%. BMRI juga sempat berada di level Rp 4.780 di pukul 11:30 WIB tadi. Sementara itu, BBCA ditutup pada harga Rp 6.775 atau naik 0,37%. Harga BBCA tidak banyak berubah sejak pembukaan hingga penutupan pasar hari ini. Sedangkan, BBRI ditutup pada level yang sama dengan kemarin, yakni Rp 3.480 per saham. Ini termasuk angin segar untuk BBRI sebagai saham
big banks yang mengalami tekanan paling kuat dalam sebulan terakhir.
Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi sebelumnya telah memproyeksikan kenaikan harga saham big banks dalam waktu dekat. Ia menilai aksi buyback yang kompak dilakukan big banks akhir-akhir ini sebagai katalisnya. Baca Juga: Pertumbuhan Kredit Melambat di Februari 2026, Perbankan Semakin Selektif Menurut Wafi, meski mengalami tekanan selama berminggu-minggu, bank besar tetap bisa meyakinkan investor dengan fundamental perusahaan yang kuat.
Selain itu, momentum libur panjang lebaran juga membuat banyak pelaku pasar memilih memanfaatkan uang THR sebagai amunisi untuk melakukan akumulasi saham. Wafi bahkan menyebut saham di sektor perbankan saat ini lebih menarik dibandingkan sektor lainnya karena menawarkan valuasi yang baik dengan imbal hasil tinggi. "
Kenaikan volume transaksi digital akibat tingginya konsumsi masyarakat dan perputaran uang THR dapat menjadi katalis penguat saham di momen Lebaran," kata Wafi saat dihubungi, Senin (16/3/2026). Adapun Wafi juga memberi rekomendasi target harga. Wafi menyarankan investor jangka panjang untuk menahan
sell hingga harga BBCA di Rp 10.200, BMRI di Rp 7.200, BBNI di Rp 5.800, dan BBRI di Rp 6.000 per saham. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News