Harga saham BMRI BBRI BBNI BBCA dalam tren naik, apakah hari ini (4/10) bisa dibeli?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham perbankan seperti BBNIBBRIBBCA, dan BMRI dalam tren naik pada perdangan pekan lalu, 26 September-1 Oktober 2021. Untuk perdagangan hari ini, Senin 4 Oktober 2021, apakah saham-saham bank BBNIBBRIBBCA, dan BMRI masih bagus untuk dibeli?

Harga saham BBNI pada perdagangan 1 Oktober 2021 ditutup di level 5.350, meningkat 250 poin atau 4,90% selama 5 hari terakhir. Pada periode sama, harga saham BBRI di level 3.900 bertambah 130 poin atau 3,45%.

Lalu, harga saham BMRI 6.100, bertambah 100 poin atau 1,67%. Sedangkan harga saham BBCA 33.800 naik 875 poin atau 2,66%.


BBNI adalah kode saham saham PT Bank Negara Indonesia Tbk. BBRI adalah kode saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. BBCA adalah kode saham PT Bank Central Asia Tbk. BMRI kode saham saham PT Bank Mandiri Tbk.

Analis Sucor Sekuritas Edward Lowis menjelaskan, hal tersebut setidaknya menandakan bahwa pelaku pasar saat ini mulai berekspektasi jika tapering akan segera dilakukan. Pada akhirnya hal ini membuat banyak pelaku pasar yang mulai kembali melirik saham-saham bluechip, salah satunya saham sektor perbankan.

Apalagi, Edward juga menyebut secara prospek saham-saham perbankan berkapitalisasi besar saat ini masih menarik. Faktor pendukung utamanya adalah mulai membaiknya pertumbuhan ekonomi seiring dengan kasus Covid-19 yang terus turun dan aktivitas ekonomi perlahan mulai menggeliat. “Secara valuasi, saham-saham perbankan juga masih sangat menarik,” kata Edward kepada Kontan.co.id, Jumat (1/10).

Baca Juga: Inilah rekomendasi saham yang perlu dibeli sebelum harganya naik pada kuartal 4 2021

Pada sisa tahun ini, Edward mengekspektasikan kinerja emiten perbankan masih akan tumbuh positif. Hal ini didukung oleh mulai turunnya biaya provisi (CKPN) serta membaiknya pertumbuhan kredit dan Net Interest Margin (NIM). 

Oleh karena itu, menurutnya untuk jangka pendek ini kinerja saham perbankan akan didukung oleh kinerja keuangan kuartal III-2021 yang diestimasikan akan tumbuh cukup tinggi seiring dengan turunnya biaya provisi tersebut. Sementara untuk sepanjang tahun ini, Edward memperkirakan rata-rata emiten perbankan besar akan membukukan kenaikan laba sebesar 35%-40%.

Secara jangka panjang, potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia selepas fase pandemi Covid-19 diyakini masih akan jadi katalis utama. Edward melihat pertumbuhan ekonomi tersebut akan mendorong pertumbuhan kredit dan meningkatkan kualitas aset perbankan. “Kedua hal ini pada akhirnya akan sangat positif terhadap kinerja keuangan bank ke depan,” imbuh Edward.

Adapun, Edward menjadikan saham BBRI dan BMRI sebagai top picks. Edward rekomendasikan buy saham BBRI dan BMRI dengan masing-masing target harga Rp 4.720 dan Rp 8.900.

Baca Juga: Saham INKP dan TKIM turun usai naik signifikan, begini rekomendasi dari analis

Menurutnya, saham BBRI dalam jangkah menengah panjang akan diuntungkan lewat aksi merger dengan Pegadaian dan PNM. Merger ini dinilai akan sangat membantu BBRI untuk penetrasi lebih dalam ke segment mikro dan ultra mikro yang notabene memiliki profitabilitas yang lebih tinggi.

Sementara untuk saham BMRI, Edward menyebut bahwa BMRI secara valuasi masih sangat menarik dibandingkan dengan rata-rata historical-nya. Selain itu, BMRI juga disebut memiliki kualitas aset yang paling baik dibandingkan dengan bank BUMN lainnya. 

“Hal ini seiring dengan fokus BMRI pada segmen korporasi yang cenderung lebih stabil dibandingkan segmen UMKM dan mikro,” tutup Edward.

Itulah rekomendasi saham BMRI, BBRI, BBCA dan BBNI untuk trading hari ini, Senin 4 Oktober 2021. Ingat, disclaimer on, segala risiko investasi atas rekomendasi saham di atas menjadi tanggung jawab Anda sendiri.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto