Harga saham Golden Flower (POLU) bergerak tak wajar, analis: Karakteristik saham baru



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam satu pekan terakhir harga saham PT Golden Flower Tbk (POLU) tumbuh hingga 202,78%. Atas pergerakan tak wajar itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan PULO dalam daftar Unusual Market Activity (UMA).

Analis Indopremier Sekuritas Mino menjelaskan pergerakan harga PULO cukup wajar bagi perusahaan yang baru saja mencatatkan sahamnya di bursa alias IPO.

“Memang karakteristik saham baru IPO ya begitu karena pergerakan sahamnya belum murni supply dan demand dari pelaku pasar pada umumnya,” jelas Mino saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (4/7).


POLU memang baru saja mencatatkan saham di bursa pada bulan Juni 2019, bersama empat emiten lainnya. Adapun emiten tersebut adalah PT Hotel Fitra International Tbk (FITT), PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CSIS), PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) dan POLU.

Mino menambahkan, masuknya POLU dalam daftar UMA bisa saja berujung penjatuhan suspensi dari BEI meskipun belum dapat benar-benar dipastikan. “Susah dipastikan, kadang berujung suspend tapi kadang juga tidak,” imbuh dia.

Adapun, harga saham POLU pada penutupan perdagangan hari ini tercatat Rp 1.635 alias naik 24.81% dari penutupan sebelumnya. Volume perdagangan POLU mencapai 328.700 dengan nilai transaksi Rp 521,05 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi