Harga Saham GOTO Anjlok 20% Menyeret IHSG, Intip Prediksi Indeks Hari Ini (12/12)



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 0,99% ke level 7.088,78 pada Senin (11/12). Bersamaan, investor asing melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 627,35 miliar saat indeks terkoreksi.

Analis Phintraco Sekuritas Rio Febrian menilai, pelemahan IHSG membawa indeks kembali ke bawah level psikologis 7.100. Di samping normal pullback seiring dengan terbentuknya death cross pada overbought area di Stochastic RSI, pelemahan juga dipicu oleh aksi jual selektif pada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Harga saham GOTO anjlok hingga 20,37% dengan nilai transaksi lebih dari Rp 3 triliun, menyusul pengumuman kerja sama antara TikTok dengan Tokopedia.


Di sisi lain, saham-saham bank, terutama bank berkapitalisasi besar (big caps) menjaga peluang rebound menjelang rilis hasil pertemuan bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve dan The European Central Bank (ECB) di pekan ini, serta rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia BI pada pekan depan.

Rio memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang support 7.050 dengan resistance 7.150 pada Selasa (12/12). Peluang buy on support dapat diperhatikan pada saham bank big four, yakni BBNIBBCABBRI, dan BMRI. “Alternatif saham di luar perbankan adalah AKRAMTELINDF, dan JPFA,” kata Rio.

Baca Juga: IHSG Anjlok, Asing Catat Net Sell Terbesar pada 10 Saham Ini di Awal Pekan

Analis Panin Sekuritas Christian Anderson Yuwono menilai, pasar akan  mencermati data Indeks Keyakinan Konsumen di AS  yang tercermin dari kenaikan US Michigan Sentiment Indeks yang naik signifikan ke level 69,4, dari sebelumnya 61,3 pada November 2023.

Perkembangan ini mendorong optimisme pelaku pasar bahwa ekonomi AS akan berhasil soft-landing.”Meski potensi penurunan suku bunga the Fed cenderung tidak dapat terjadi lebih cepat di kuartal I-2024 mendatang,” kata Christian, Senin (11/12).

Christian memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang support 7.000 dan resistance 7.150. Christian merekomendasikan pelaku pasar mencermati saham MYOR, BMRI, MAPI, dan MEDC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati