Harga Saham Ini Rp 161, Tapi Akan Diakuisisi dengan Banderol Rp 300
Jumat, 06 November 2026 06:56 WIB
Oleh: Muhammad Alief Andri | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) menyiapkan dana sekitar Rp 2,005 triliun untuk mengambil alih 6,685 miliar saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET). Rencana akuisisi tersebut akan dilakukan melalui anak usahanya, PT Cakrawala Nexus Investama (CNI). Berdasarkan keterbukaan informasi DOOH, Kamis (5/11/2026), saham INET yang menjadi objek transaksi berasal dari PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara (AKUN). Harga pembelian disepakati sebesar Rp 300 per saham. Pada perdagangan Kamis 5 November 2026, harga saham INET ditutup di Rp 161 naik 5 poin atau 3,21% secara harian. Dengan demikian, akuisisi ini akan berlangsung dengan harga di atas pasar.
Rencana pengalihan saham tersebut telah dituangkan dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham antara AKUN dan CNI pada 1 September 2026. Dengan jumlah saham yang diakuisisi mencapai 6,685 miliar lembar, transaksi ini setara dengan sekitar 29,88% dari total saham INET. Manajemen DOOH menyampaikan, rencana pengambilalihan saham INET akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 November 2026. Dengan demikian, transaksi tersebut belum dapat diselesaikan sebelum memperoleh persetujuan pemegang saham. Baca Juga: IHSG Melonjak 2,24% ke 5.030, Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing, Kamis (5/11) Pendanaan akuisisi INET tidak bergantung pada rights issue Dalam keterbukaan informasi terbarunya, manajemen DOOH menegaskan bahwa pendanaan untuk transaksi material pengambilalihan saham INET tidak bergantung pada dana hasil penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) I atau rights issue. Di sisi lain, DOOH tengah menyiapkan aksi korporasi berupa rights issue sebanyak-banyaknya 154,77 miliar saham baru. Dana yang diperoleh dari rights issue tersebut rencananya diprioritaskan untuk melunasi pinjaman kepada PT Sinergi Internasional Investama (SII), selaku pemegang saham pengendali DOOH. Adapun sisa dana hasil rights issue akan digunakan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan usaha perseroan di bidang ekosistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Sebelumnya, DOOH juga mengungkapkan rencana transformasi bisnis dari perusahaan periklanan digital menjadi penyedia infrastruktur ekosistem AI terintegrasi. Pengembangan bisnis tersebut mencakup pusat data AI, konektivitas berkecepatan tinggi, jaringan serat optik darat dan bawah laut, serta energi hijau. Tonton: Google Suntik Rp271 Triliun ke Malaysia, Siapkan 800 Ribu Warga Hadapi Era AI
Kepemilikan DOOH di CNI mencapai 99,99% Sebagai informasi, PT Cakrawala Nexus Investama merupakan entitas anak DOOH yang akan menjadi pihak pembeli saham INET. Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, DOOH menguasai 99,99% saham CNI. Dengan demikian, pelaksanaan transaksi akuisisi INET dilakukan melalui entitas anak yang hampir seluruh sahamnya dimiliki oleh DOOH.
Pandu Sjahrir dan Supra Sekuritas: Kepemilikan Saham Disorot Usai Sanksi OJK