KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen emiten data center, PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (
MGLV) buka suara terkait pergerakan harga sahamnya yang membumbung tinggi sepanjang 2026 berjalan ini. Pada akhir perdagangan Rabu (16/9/2026), MGLV parkir di level Rp 14.325 per saham atau turun 1,88% dibanding perdagangan hari sebelumnya. Namun dalam sebulan terakhir, MGLV sudah menguat 43,61%. Jika ditarik jauh lagi sejak awal 2026, saham emiten yang awalnya bergerak di bidang perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga ini sudah melesat 551,14%.
Baca Juga: Rugi Rp 14,1 Miliar, NexAI Digital (MGLV) Banting Setir ke Bisnis Data Center Akibatnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham MGLV dalam pantauannya karena terjadi kenaikan harga saham yang di luar kebiasaan atau
unusual market activity (UMA) pada 26 Agustus 2026. BEI pun sempat menghentikan sementara alias suspensi perdagangan saham MGLV pada perdagangan 9 September 2026. Suspensi dilakukan dalam rangka
cooling down dan gembok kembali dibuka pada 10 September 2026. Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan NexAI Putra Harianto Batee menyampaikan, pergerakan harga saham merupakan hasil dinamika pasar yang berada di luar kendali manajemen MGLV. “Kami tidak memiliki kendali atas pergerakan harga dan aktivitas perdagangan saham. Kami menerapkan prinsip keterbukaan sesuai peraturan yang berlaku dan menyampaikan setiap informasi material secara tepat waktu,” jelasnya dalam paparan publik, Rabu (16/9/2026).
Seperti diketahui, MGLV sedang melakukan transformasi bisnis menjadi perusahaan pusat data atau data center setelah PT Nextier Datamate Center (NDC) menjadi pemegang saham pengendali pada Februari 2026. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News