Harga Saham Rp 300-an, Emiten Ini Beri Dividen Yield 13%, Kinerja 2026 Juga Naik



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Satu lagi emiten saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan memberikan dividen dengan yield besar. Pembagian dividen ini semakin menarik, karena harga saham perusahaan hanya Rp 300-an dan memiliki kinerja bagus tahun 2026 ini.

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Setiap pemegang saham berhak memperoleh dividen sebesar Rp50 per saham sesuai keputusan perseroan.

Pada perdagangan Senin (22/6/2026), saham CFIN ditutup menguat 2 poin atau 0,55% ke level Rp368 per saham.


Dengan harga saham tersebut, dividen tunai Rp50 per saham mencerminkan estimasi dividend yield sekitar 13,6%, sehingga menjadi salah satu emiten dengan tingkat imbal hasil dividen yang menarik bagi investor.

Bagi investor yang ingin memperoleh hak atas dividen, perlu memperhatikan jadwal cum dividen dan recording date yang telah ditetapkan perseroan.

Baca Juga: Dividen Naik 5x Lipat, Harga Saham Pengolah Migas Ini Tren Naik 6%

Berikut jadwal pembagian dividen tunai CFIN untuk tahun buku 2025:

- Cum dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 26 Juni 2026 - Ex dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 29 Juni 2026 - Cum dividen di Pasar Tunai: 30 Juni 2026 - Ex dividen di Pasar Tunai: 1 Juli 2026 - Recording Date (tanggal penentuan pemegang saham yang berhak atas dividen): 30 Juni 2026 - Tanggal pembayaran dividen tunai: 22 Juli 2026

Investor yang membeli saham CFIN paling lambat pada tanggal cum dividen di Pasar Reguler, yakni 26 Juni 2026, berhak memperoleh dividen tunai sebesar Rp50 per saham. Sebaliknya, pembelian saham setelah tanggal ex dividen tidak lagi memperoleh hak atas pembagian dividen tahun buku 2025 tersebut.

Besarnya dividend yield sekitar 13,6% juga menjadi perhatian pelaku pasar karena jauh di atas rata-rata imbal hasil dividen sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia. Meski demikian, investor tetap perlu mempertimbangkan prospek bisnis, fundamental perusahaan, serta potensi pergerakan harga saham setelah memasuki periode ex dividen.

Tonton: Investor Patriot Merah Putih Bond Tak Bisa Dikejar Pajak Ekonom Buka Suara

Kinerja 2026 

Selain membagikan dividen besar, perusahaan pembiayaan ini juga mencatatkan kinerja bagus pada awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Clipan Finance mencatatkan laba bersih sebesar 59,33 miliar per Maret 2026, atau tumbuh 69,32% secara Year on Year (YoY).

Mengenai hal itu, Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo mengatakan pertumbuhan laba per Maret 2026 tak terlepas dari sejumlah faktor. Dia menyebut didorong oleh kombinasi pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas, pengelolaan aset yang prudent, serta efisiensi operasional yang berkelanjutan.

"Dengan demikian, kinerja perusahaan tetap solid dan profitabilitas dapat terus ditingkatkan," ungkapnya kepada Kontan, Senin (4/5/2026).

Lebih lanjut, Harjanto menerangkan pihaknya akan menerapkan sejumlah strategi guna meningkatkan laba hingga akhir tahun ini. Dia bilang perusahaan berupaya untuk terus menerapkan prinsip kehati-hatian, dan memperkuat manajemen risiko.

"Ditambah, menjaga efisiensi operasional agar kinerja dan profitabilitas tetap terjaga secara berkelanjutan," tuturnya.

Harjanto tak memungkiri ada sejumlah tantangan yang bisa memengaruhi perolehan laba ke depannya. Dia menjelaskan salah satu tantangannya, yakni kondisi makro ekonomi, seperti daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Selain itu, adanya potensi fluktuasi suku bunga yang dapat berdampak pada biaya dana dan permintaan pembiayaan.  

Motor Listrik BGN Akan Dihibahkan ke Guru Honorer, DPR Setuju Tapi Kritik Pengadaan!
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News