Harga Saham Turun, Direksi TOTL Manfaatkan Kesempatan Untuk Beli 430.000 Saham



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu anggota direksi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) menambah kepemilikan saham perusahaan pada Oktober 2026. Pembelian berlangsung kala harga saham TOTL melemah usai tren naik sejak awal tahun 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia, Direksi TOTL yang membeli saham adalah Saleh Sendiko. Transaksi saham berlangsung pada Kamis 8 Oktober 2026.

Saleh membeli 430.000 saham TOTL untuk  tujuan investasi pribadi. Harga transaksi tercatat sebesar Rp 1.470 per saham.


Setelah transaksi, jumlah saham TOTL yang dimiliki Saleh meningkat dari 5.368.800 saham menjadi 5.798.800 saham.

Sejalan dengan penambahan kepemilikan tersebut, hak suara yang tercatat meningkat dari 0,157% menjadi 0,17%.

Transaksi ini dilaporkan berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai laporan kepemilikan atau perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Baca Juga: Harga Turun Usai Haji Isam Resmi Akuisisi Saham BYAN, Investor Pilih Beli / Jual?

Harga saham TOTL terkoreksi

Di pasar saham, harga saham TOTL ditutup pada level Rp 1.455 per saham pada perdagangan Kamis (8/10/2026). Harga tersebut turun Rp 50 atau 3,32% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Dalam periode 30 hari terakhir, saham TOTL tercatat melemah 4,59%. Meski demikian, secara tahun berjalan atau year to date (YtD), harga saham emiten konstruksi ini masih menguat 44,76% sejak awal 2026.

TOTL memiliki kinerja oke sepanjang paruh pertama tahun 2026.

TOTL mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 2,05 triliun pada semester I-2026, naik 22,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,67 triliun.

Pendapatan tersebut terutama ditopang oleh jasa konstruksi senilai Rp 2,04 triliun, sementara pendapatan lainnya menyumbang Rp 10,33 miliar.

Laba bersih melonjak 54,60% menjadi Rp 269,74 miliar, dibandingkan Rp 174,48 miliar pada semester I-2025.  

Airlangga Bongkar Tantangan Berat Hilirisasi
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News